14

After story (Sequel Don’t Call me Sunbae)

Cast                : Choi Siwon(SUJU), Park Sung Hyo(OC), Cho Kyuhyun(SUJU)

Genre              : Romance, Yadong, Teenage

Rate                : NC-21+ , PG-18

Hai-hai-hai *^^* ada yang masih nunggu sequel Don’t Call Me Sunbae? hayo~ *dor* hehehe maap ya postnya kelamaan, dan lewat dari janji saya*bow* gara-gara jarnag buka internet jadi gak ke post-post deh ini sequel. Mianhae… >.< yaudah sekarang baca aja ya!! =P hehe.

RCL!! don’t be silent reader! 

 

Sung Hyo pov

Perlahan kubuka mataku, menerawang keadaan sekitar. Aku mencoba mengingat-ingat kejadian yang menimpaku kemarin. Aku merasakan sebuah tangan melingkar erat di pinggangku. Saat ku tatap wajahnya dia adalah siwon oppa ^^ kekasihku yang dengan ganas merebut keperawananku.

“eughhhhh” dia menggeliat dan mengencangkan pelukannya. Kucoba untuk melepaskan pelukannya, tapi tidak bisa juga -_- huh.

“oppa~ ireona… aku sulit bernafas”kataku mengguncang tubuhnya

“oppa” panggilku lagi

Siwon oppa tidak juga bangun. Perlahan aku mencoba membuka pelukannya, saat tangannya sudah berhasil terbuka aku mulai duduk di sisi tempat tidur. Tapi saat itu juga ada tangan kekar yang perlahan menyentuh permukaan vaginaku.

“oppa… apa yang kau lakukan eumphhh” dia menyentuh klitorisku

“eumphhhh” aku hanya mendesah.

“kau mau kemana chagi? Kau tidak bermaksud meninggalkan kukan?” siwon oppa semakin gencar menekan klitorisku

“ani… oppa aku… mphhmmau.. manddhhi” ucapku tersenggal-senggal. Hah Choi siwon mudah sekali kaku membuatku horny.

“eupmhhh mukamu merah chagi… kenapa?” ucapnya dengan nada meledek

“bagaimana kalau aku tekan bagian ini” siwon melayangkan tanganya meremas kedua gundukan dadaku.

“oppahhh” aku mendesah sekaligus menjerit, kutarik kepalanya melewati samping lehernya. Ku jambak lembut rambutnya, dan kulimat ganas bibirnya.

“mphhhhh” desahku

Tubuhku telah berputar menghadapnya entah sejak kapan, sekarang aku berada di pangkuannya. Oh… tidak juniornya mulai menegang(?).  Dia mengeratkan kakiku melekat di pinggangnya, dia berdiri dengan memegang pantatku menahan agar aku tidak terjatuh. Ciuman nya semakin ganas dan berubah menjadi lumatan yang mamabukkan. Dia berjalan ke kamar mandinya yang transparan terbuat dari kaca. Tangan kananku meremas lembut rambutnya sedangkan tangan kananku meremas gemas juniornya yang sudah mulai membasar, walau belum ukuran penuh(?).

Dia membuka pintu kamar mandi itu, dan tanpa menutupnya dia mendorong tubuhnya serta tubuhku kedinding kaca transparan sampingnya. Dia terus melumat bibirku, aku membalasnya tidak kalah panas. Kujilat dan kehisap bibir bawah dan atasnya bergantian. Hm… french kiss. Dia mengacak rambutku mencari kenikmatannya, mendorong tengkukku dan memperdalam lumatannya.

“eumphhhh…. chankaman oppah…”desahku disela-sela ciuman dan dia melepasnya lalu menatapku kesal

“WAE!!!” teriaknya kesal

“kita harus kuliah” ucapku polos

“aishh… nanti dulu akan ku tuntaskan cepat kita masih punya waktu 2jam untuk kekampus” ucapnya. Lalu ia mendekatkan kembali bibirnya, tapi langsung aku halangi bibirnya dengan telapak tanganku.

“APA LAGI!!” dia menjerit kesal

“ani… hanya melihat muka kesalmu sangat lucu hehehe” aku tertawa tanpa merasa bersalah telah membuat nya kesal

“aish.. NEO… Jinjja -_- rasakan akibatnya nyonya CHOI!!” siwon oppa menyingkirkan telapak tanganku lalu melumat kasar bibirku. Aku sangat kewalahan mengatsinya, dia memasukkan lidahnya kerongga mulutku dan menggelitik serta menyapu bagian rongga mulutku.

“eupmhhhh” desahku

Siwon meremas kedua payudaraku, perlahan ku rasakan junioroppa sudah siap memasuki lubang vaginaku. Aku memberontak, tapi siwon oppa tetap pada posisinya

‘apa dia gila-_- mau memasukkannya tanpa foreplay? Aku belum cukup basah(?)’ batinku

Siwon oppa menghentakkan juniornya sekaligus dan membuatnya melesak mulus kedalam lubang vaginaku. Rasanya jangan ditanya, walau tidak sesakit malam pertama tapi itu tetap saja terasa sakit.

“eughhh oppa… appo” ringisku seraya memukul-mukul dadanya

“katanya kau mau bermain cepat chagi….” dia mengeluarkan smirknya dan menatapku seductive.

 

Siwon Pov

Kutangkap kedua tangannya yang sejak tadi memukul-mukul dadaku. Kukunci kedua tangannya dengan kedua tanganku. Kueratkan kakinya yang melingkar dipinggangku. Aku memindahkan tubuhnya ke lantai kamar mandi. Kulepaskan tangannya dan perlahan aku mulai memaju mundurkan pinggulku masukkan juniorku semakin dalam ke vaginanya.

Kuhisap puncak niplenya yang menegang. Kulumat bergantian kedua gundukan besar didepanku. Aku tetap melanjutkan kegiatanku menggenjot tubuhnya. Tapi tiba-tiba dia memutar posisi, sekarang aku sudah berada di bawahnya dan ia berada diatasku. Hm… WOMEN ON TOP, dari mana dia tau posisi ini.

“chagi bergeraklah” desahku dibawahnya. Dia menggangguk dan mulai memompa tubuhnya naik turun diatasku.

Dia semakin meningkatkan kecepatan memompanya. Aku juga membantunya menaik turunkan pantatnya.

“oppa aku hamhhpirrr” ddesahnya tersengal-sengal

“aku juga chagi… ayo kita keluarkan bersama-sama” ucapku

Tia semakin cepat menaik turunkan tubuhnya, kurasakan juniorku yang sudah mulai tidak tahan memuntahkan cairan spermaku. Kuraih kedua payudaranya dan meremasnya tidak tentu.
“erghhhhh ahhhhh”desahku sambil meremas kedua payudaranya kuat. Tak lama sung hyo menyusulku mendapatkan orgasme pertamanya

“arghhh” desahnya lega. Dia berbaring diatas dadaku, sedangkan tubuhnya terkulai lemah diatasku, aku rasa ada cairan yang keluar melewati pahanya dan menyentuh permukaan kulitku.

Ku elus lembut rambutnya, mencium puncak kepalanya. Dia menggeliat diatas tubuhku dan perlahan kepalanya terangkat dan menatapku. Kutarik kedua sisi bibirku membentuk sebuah garis lengkungan yang biasa disebut senyuman.

“ayo kita mandi chagi…” ucapku

“ne… tapi jangan sampai mencuri kesempatan dalam kesempitan” ucapnya mengancamku

“ne… ne …” ucapku

Dia berusaha mengeluarkan junior dari lubang vaginannya, setelah terlepas aku membantunya untuk berdiri. Caranya berdiri belum sepenuhnya benar hehe, mungkin karena efek kita yadongan tadi.

Ku pojokkan ia ditembok, aku memutar keran shower. Aku memandikannya.

SKIP!!!

Author POV

“YAK! SUNG HYO PALLI! AKU HARUS KE PERPUSTAKAAN MENGEMBALIKAN BUKU!” teriak siwon dari lantai bawah.

Sung Hyo turun terburu-buru, mukanya sudah ia tekuk.

“aish, sunbae kau tidak sabar sekali huh coba tadi kau memberikan baju lebih cepat dan membiarkanku memilih -_-“ jawab sung hyo kesal

“mwo? Sunbae? WAE? Ada apa dengan baju pilihanku?” tanya siwon mendekatkan tubuhnya, sung hyo bergeridik memundurkan badannya.

“Lihatlah ini sama sekali bukan style ku -_- kaos lengan panjang  dengan celana jeans panjang potongan cutbray? Oh c’mon ini sudah zaman modern” ucap sung hyo membela dirinya

“biarlah aku mau melihatmu berpakaian seperti ini, ayo kajja” siwon menarik tangan sung hyo.

@Kampus

Siwon membukakan pintu mobilnya untuk sung hyo, mereka berjalan ke kampus bersebelahan. Sung hyo sejak tadi sudah merasa risih dengan tatapan mahasiswa dan mahasiswi lainnya yang melirik mereka berdua.

Siwon menyadari guratan risih(?) sung hyo, perlahan tangan siwon merangkul pinggang sung hyo merabatkan tubuh sung hyo kepadanya. Dia berbisak disela-sela telinga sung hyo.

“chagi, rileks saja. Mereka tidak akan ada yang berani mengejekmu, akan kupastikan itu” bisik sung hyo

Sung hyo menjauhkan kepala siwon dari telinganya, bukan karena malu berdekatan sedekat itu tapi darena deru nafas siwon yang mampu membuat bulu roma sung hyo meremang.

“Hey siwon!” teriak seorang namja

“Eoh, kyuhyun-ah ada apa?” tanya sung hyo

“ckckck seharusnya aku tau sahabatku yang satu ini bisa membuat yeoja jatuh cinta” ledek khyuhun

“YAK! Kau mau mati kyuhyun” decak kesal siwon

Siwon melirik sung hyo yang dari tadi diam, sung hyo hanya memandang lantai dan tidak berani memndonggakkan kepalanya. Siwon menyadari sesuatu…

“kyuhyun aku harus pergi permisi” nada bicara siwon berubah

Ia tidak menghiraukan kyuhyun membiarkannya pergi atau melarangnya. Dia sekarang menarik tangan sung hyo. Siwon terus berjalan meninggalkan keramaian kampus menuju tempat yang paling jarang dilewati murid kampus ini. Dia membawa sunghyo kebelakang sekolah, dan melenggang masuk ke ruang perlengkapan olah raga yang tidak terpakai. Disana tempat ia biasa menyendiri dan belum ada yang pernah ia ajak kesitu kecuali hari ini sung hyo.

Siwon memojokkan tubuh sung hyo pada tembok, kedua tangan siwon menghentak kesal di samping kepala sung hyo. Dia terlihat sangat kesal dan marah saat ini. Sung hyo memutar kepalanya bingung, ia sama sekali tidak peka kenapa siwon mengalami perubahan sikap secepat ini.

“wae? Su…eoh oppa” tanya sung hyo hati-hati

“WAE? Kau masih bertanya kenapa? Apa kau sungguh bodoh” bentak siwon

Sung hyo memejamkan matanya saat siwon berteriak, dia masih berfikir kenapa siwon seperti ini padanya? Apa salahnya

“oppa kenapa? Hiks” sung hyo memberanikan diri menyentuh kedua pipi siwon dan mencoba menenangkannya. Siwon sempat sedikit merasa bersalah telah membuat yeoja dihadapannya menangis.

“apa kau menyukai kyuhyun?” tanya siwon to the point

“hiks.. memang surat yang aku buat itu sebenarnya untuk kyuhyun sunbae, tapi setelah kejadian kemarin aku sudah sadar bahwa aku tidak lebih dari mengagumi kyuhyun. Oppa harus percaya padaku hiks” jelas sung hyo cepat

Setelah mendengar penjelasansung hyo, siwon menjauhkan kedua tangannya lalu dia berbalik memunggungi sung hyo.

“sepertinya hubungan pacaran ini harus kita akhiri dan…” sung hyo menggantungkan ucapannya saat dia merasakan ada tangan yang melingkar di pinggangnya dan punggunya basah.

“andwae oppa. Aku cinta siwon oppa, hiks” sung hyo memeluk siwon erat bahkan sangat erat.

Siwon membalik tangannya dan melepas pelukan tangan sung hyo, dia menggenggam tangan sung hyo.

“dasar yeoja bodoh…. aku tidka mungkin melepaskanmu. Makanya jangan menyela perkataan ku bodoh” ucap siwon sambil menyeka air mata sung hyo dengan jarinya

“kita harus mengakhiri hubungan pacaran ini karena kau harus menikah denganku” ucap siwon

“heh?” sung hyo berhenti menangis dan memandang siwon dengan tatapan bingungnya.

“cup-cup sudah yeoja ku yang bodoh, jangan menangis lagi, ne? Wajahmu sudah jelek akan tambah jelek lagi kalau menangis” ibu jari siwon tetap menyeka buliran air mata yang masik keluar dari pelupuk mata sung hyo.

Sung hyo tersenyum miris dan memukul lengan siwon pelan.

“nampeun namja” lirik sung hyo

“mianhae…” siwon menarik tubuh sung hyo ke pelukannya, mencoba menenangkan tubuh sung hyo yang masih sedikit bergetar didalam pelukannya.

Siwon POV

Saat ini aku masih mencoba menenangkan tubuhnya yang bergetar, haha sebenarnya tadi aku ingin tertawa saat dia memelukku dari belakang dan menangis tidak ingin aku pergi. Bagaimana bisa aku pergi melepaskannya, sedangkan ia semalam sudah menandatangani surat perjanjian *sensor* . Hahaha *evil laugh* tapi itu ada untungnya juga bagiku, aku jadi tau seberapa cintanya dia denganku.

Dia masih memelukku erat, kepalanya menyelusup diantara leherku dan aku pun begitu. Dengan posisi ini aku bisa mencium wangi sabun yang ia gunakan. Oh shit! Apa feromon yeoja ini begitu kuat? Baru mencium bau tubuhnya saja adikku sudah berdiri.

“sung hyo?” ucapku lirih

“ne oppa?” dia mengangkat wajahnya menatapku. Hmm, wajahnya sehabis nangis tidak terlalu buruk walaupun lebih baik saat dia tersenyum.

“kau sudah tidak apa-apakan? Ayo kita pulang saja” ajakku, sebenarnya aku mengajaknya pulang ada maksud tertentu haha

“heh? Tapi kita baru sampai. Belum ada sejam kita di kampus oppa” ucapnya

“hm, sudahlah biarkan saja. Kau mau kuliah dengan mata bengkak habis menangis ini?” tunjukku ke wajahnya

“jinjja? Tapi aku ada mata kuliah oppa” ucapnya lagi

“sudah aku bilang biarkan saja” akku menarik sung hyo, menggandengnya ke parkiran dan pergi kembali ke apartemenku.

SKIP PERJALANAN!!

@apartemen

Huh aku benar-benar tidak bisa menahan hasrat dan birahiku lagi, hanya sung hyo yang bisa membuatku seperti ini. Bagaimana bisa yeoja yang tidak berpakaian menatang sama sekali kelihatan sexy dimataku. Kurasa otakku sudah dimapulasi oleh yeoja ini.

Sung hyo berjalan kearah dapur dan aku mengikutinya dari belakang, dia membuka kulkas dan mengambil sebotol air mineral yang langsung ditegaknya ditempat. Saat ia meminum air itu ada beberapa tetes air yanng lolos dari bibirnya, mengalir kearah leher jenjangnya. Kupandangi air yang menetes itu, huh rasanya ingin sekali kujilati.

Aku memeluknya dari belakang, mengecup pundaknya lalu kelehernya, kuhisap perlahan lehernya.

“ssshhh oppaa” desahnya

“baby aku juga haus” ucapku tetap menciumi dan menghisap leher sung hyo.

“ini oppa” sung hyo menyodorkan botolnya ke padaku.

“cara minumku bukan begitu chagi” ucapku ditelinganya. Kugenggam botol itu lalu membalik tubuh sung hyo. Aku menyodorkan kembali botol itu kepada sung hyo.

“minumlah tapi jangan ditelan, karena aku akan menghabiskannya di mulutmu, arraseo?”ucapku

“ne oppa” dia menegak air dalam botol itu, sekarang pipinya menggembung seperti balon karena menampung air itu.

Kudekatkan wajahku, perlahan kukecup bibirnya. Tangan kiriku memegang kepalanya untuk mendekatkan wajahnya lebih dekat kearah ku. Sedangkan tangan kananku menekan kedua pipi sunghyo yang mengembung, sehingga memberi sedikit celah dibibirnya. Aku langsung melahap bibirnya, menyerap air yang ada di dalam mulutnya. Setelah habis, ku masukkan lidahku kedalam rongga mulutnya.

“eumphhhh sssshhhh” desahnya saat aku menggelitik langit-langit mulutnya.

Author POV

Sung hyo mulai membalas setiap lumatan,hisapan, dan belaian siwon. Sung hyo menjambak lembut rambut siwon, mencoba mencari kenikmatan lebih. Siwon mulai menyelusupkan tangannya kedalam kaos yang dikenakan sung hyo, dia meraba payudara sung hyo dari luar balutan branya.

“sssshhhh op…ah” desah sung hyo, dia melumat lebih kasar bibir siwon.

Tangan siwon belalih ke belakang bra sung hyo untuk segera membuka-nya. Setelah berhasil membukanya, siwon mulai melepas kaos yang dikenakan sung hyi beserta branya.

Sung hyo juga tidak mau kalah, kedua kangannya beralih ke ujung kaos v neck yang dikenakan siwon, dengan paksa sung hyo menarik baju itu keatas dan melepaskannya cepat. Mereka berdua sudah sama-sama half naked.

Ciuman siwon dari bibir sung hyo beralih ke sedua mata sung hyo lalu turun ke hidung sung hyo, lalu ke kedua pipi yeoja itu dan mendarat lagi dibibir sung hyo. Tak lama ciuman itu beralih ke leher jenjang sung hyo. Siwon menghisap leher sung hyo, mencoba meninggalkan sebanyak mungkin tanda cintanya disana. Setelah puas dengan hasil kerjanya pada leher sung hyo, siwon mulai turun ke kedua gundukan kembar milik sung hyo.

“hm, mereka hanya milikku” ucap siwon

“ne oppa” tanggap sung hyo

Siwon mulai menjilati niple sung hyo, lalu mulai memasukkan gundukan itu kedalam mulutnya, walaupun tidak seluruhnya masuk kedalam mulut siwon. Siwon melakukannya bergantian.

“eumphhh oppaahhh yeaahh…” desah sung hyo

“sssshhhh” tangan sung hyo menekan kepala siwon, sehingga siwon mengulum payudaranya lebih dalam.

Tangan siwon mulai turun ke kancing celana sung hyo, ia membuka celana sung hyo, beserta celana dalamnya. Tangannya mengelus lembut bibir vagina sung hyo.

“eughhh oppah aku lelah berdiri” lirih sung hyo dengan mata terpejam menahan gejolak kenikmatan yang tengah ia rasakan.

“baiklah chagi” siwon melepaskan kulumannya pada payudara sung hyo. Ia menggendong sung hyo ala bridal style ke kamar di apartemen itu.

@bedroom

Siwon menghempaskan tubuh sung hyo dikasurnya, dia membuka celana beserta underwaernya cepat. Lalu dia menindih tubuh sung hyo. Dengan tanpa aba-aba siwon memasukkan juniornya kedalam vagina sung hyo.

“arghhhh” jerit sung hyo, wallau sakitnya tidak sesakit pada pertama kali tapi itu tetap terasa sakit bagi sung hyo

“apa masih sakit, jagiya?” tanya siwon khawatir

“ne oppa sedikit” ucap sung hyo

“mianhae” ucap siwon tulus

“ne oppa, sudah gerakan juniormu oppa”jawab sung hyo

Perlahan siwon menggerakkan juniornya didalam vagina sung hyo

“eughhh ini nikmat jagiya sssshhh aaaahhh” desah siwon sambil menambah kecepatan gerakan pinggulnya

“neehhh opppa eughh hhhh palli oppaahhh” desah sung hyo

Siwon menambah kecepatannya. Die melihat payudara sung hyo yang menantangnya untuk meremasnya, siwon pun meremas kedua payudara sung hyo. Dia juga memelintir niple sung hyo dan menyebabkan sung hyo mendesah lebih kencang.

“aahhh oppa aku mau keluar..” ucap sung hyo terengah-engah

“keluarlah jagiyaa.. eughhh”jawab siwon .

“sshh aaahhhhh” desah lega sung hyo saat mendapat orgasme pertamanya,

Siwon menghentikan gerakan pinggulnya. Lalu ia mencaput juniornya, sung hyo memandang aneh siwon. Tapi saat ingin menanyakannya, siwon sudah menduduki perut sung hyo. Tapi sebenarnya tidak benar-benar mendudukinya hanya terlihat seperti mendudukinya. Siwon meletakkan juniornya diantara kedua payudara sung hyo dan menghimpitnya dengan payudara sung hyo.

Siwon menggerakkan pinggulnya maju mundur layaknya saat ia memompa juniornya di vagina sung hyo.

“eumphhh payudaramu hagat jagiya ahhhh” desah siwon

“eumphh oppa” desah sung hyo

Siwon menggerakkan pinggulnya semakin cepat dan menekan payudara sung hyo kemakin keras.

“aah aku hampir sampai aahh aahhh” desah swon merasakan jepitan payudara sung hyo. Dan CROTT!! Cairan sperma siwon keluar mengenai wajah sung hyo.

“aaahhh” desah lega siwon.

Siwon memandangwajah sung hyo yang berlumuran cairan spermanya. Siwon mendekatkan sajahnya, lalu ia menjulurkan lidahnya menjilati cairannya diwajah sung hyo. Sampai bersih. Setelah membersihkan cairannya di wajah sung hyo, ia menurunkan wajahnya sampai sejajar dengan vagina sung hyo. Dia menjilati cairan sung hyo sampai habis.  Siwon memasukkan kembali juniornya kedalam vagina sung hyo.

“aaahhh opppa” desah sung hyo saat siwon mulia menggerakkan juniornya.

Sung hyo menarik wajah siwon untuk menciumnya. Siwon tetap memompa juniornya didalam vagina sung hyo tanpa melepaskan pautan bibirnya dengan sung hyo.

“opppa selesaikan dengan cepat ssshhh aku lelah” desah sung hyo.

“ne jagiyaahhh hhh”ucap siwon

Siwon memompa juniornya semakin cepat dan brutal,menimbulkan bunyi decakan antara alat vitalnya dengan alat vital sung hyo. Dan juga menimbulkan bunyi decitan ranjang mereka.

“aahhh opppa eumphhh” desah sung hyo

“jagiya keluarkan bersama euphhh”ucap siwon

Siwon menambah kecepatannya lagi dan tangan siwon meremas payudra sung hyo kencang, bibirnya juga membungkam bibir sung hyo. Saat pelepasan orgasme bersama siwon menekan payudara sung hyo keras dan menghentakkan juniornya keras pula. Hal tersebut menimbulkan sung hyo menjerit, namun jeritannya tertahan oleh kuluman bibir siwon pada bibir sung hyo.

Setelah merasa puas dengan pelepasan orgasmenya siwon menarik keluar juniornya. Dia turun dari kasur lalu mengambil selimut yang terjatuh akibat aktifitas mereka diranjang. Siwon menyelimuti tubuh nakednya bersama sung hyo. Siwon memeluk tubuh sung hyo yang menghadapnya.

“aaahhh” desah sung hyo kembali lolos saat junior siwon memasuki vaginanya kembali.

“oppa aku lelah” ucap sung hyo dengan mata terpejam.

“ne jagiya, aku hanya memasukkannya aku janji tidak menggerakkannya oke” janji siwon

“terserahlah” ucap sung hyo

“jagiya minggu depan kita akna mengadakan resepsi pernikahan, siapkan dirimu oke” ucap siwon

Seketika sung hyo membulatkan matanya.

“MWO? Resepsi pernikahan?” ucap sung hyo kaget

“ne… sebenarnya sejak kemarin malam kau sudah menjadi istri sahku hehe tapi kita adakan resepsi pernikanhannya minggu depan saja oke” ucpa siwon

“semalam? Bagaimana bisa?” sung hyo menampakkan sajah bingungnya

“aish kau sama sekali tidak ingat semalam menandatangani sudat perjanjian pernikahan?” siwon mencibir sung hyo

“hm, eoh ternyata semalam surat perjanjian pernikahan? Aish dasar siwon babo, dasar namja licik” ucap sung hyo sambil memukul pelan dada bidang siwon

“aish sudah jangan banyak bergerak, kau akan membuat adikku bangun lagi nanti” ucpa siwon

“ah ne… oppa” sung hyo tertawa kecil lalu memeluk siwon memnyembunyikan semburat merah pada pipinya.

“tidurlah jagiya”ucap siwon dan membelai rambut sung hyo lembut

“tapi ini masih siang oppa” ucap sung hyo mendonggakkan wajahnya menatap siwon

“kalau kubilang tidur ya tidur, jaljayo yeobo” siwon mengecup kilat bibir sung hyo.

“ne.. jalja oppa, saranghaeyo”ucap sung hyo sebelum dia memejamkan matanya.

“nado saranghaeyo” siwon mulai memejamkan matanya juga dan terlelap bersama sung hyo.

THE END

Asyik!!! selesai :* hahaha. happy ending kan? ‘-‘)/ gimana? udah puaskan? atau butuh sequel lagi? -_-. kalau mau ada sequel lagi tergantung jumlah comentnya ya =P hehehe. ^^~ bye bye 

SIGN. @Mufa98 

16

Crazy Thing

Cast  : Sandara(2NE1), Minho (SHINee), and other cast

genre  : NC21+(maybe) , Yadong, oneshoot

Author  : @Jo_SungYoung

Annyeong!! everyone! admin bawa FF nc terbaru admin. FF nc pertama kkk~ semoga suka. langsung baca ya!

Jangan lupa di COMENT

Sandara pov

Bukan hanya 1 dua tahun aku pacaran dengannya, tapi kita kan sudah pacaran 5 tahun. Bayangkan 5 tahun, walau kami memang suka bertengkar tapi itu hanya masalah sepele. Sedangkan sekarang masalahnya menurutku besar, bagai mana tidak besar kalau aku melihat Minho pacarku berciuman mesra di taman kota seoul dan banyak ditonton orang. Aku saja belum diakuinya sebagai pacarnya ke netizen, tapi perempuan itu dicium tepat dibibirnya oleh Minho. Padahal rencananya besok kami akan menikah, apa harus aku batalkan pernikahan ini?

Drttt drttt

‘Siapa sih yang berani menelfonku disaat aku sedang galau -_- mengganggu’ batinku

Kulihat layar telfonku bertuliskan ‘MY YEOBO’ sebenarnya aku sangat malas mengangkatnya, tapi aku terpaksa mengangkatnya karena aku ingin mencaci maki dia.

“Yoboseo” Minho berkata secepat kilat (?)

“Don’t call me again! I hate you so much! I think we can’t got married! PERVERT” aku berteriak didepan layar telefon ku. Aku yakin pasti minho sedang menjauhkan telefonnya seketika itu juga aku mematikan sambungan telefonku dan mencabut batre handphone ku.

Hari ini aku hanya menangis di dalam kamar, tidak perduli eommaku yang menggedor-gedor pintu kamarku.

Keesokan harinya

“Hmmm…. eomma jangan buka jendelanya, aku masih ngantuk” aku menggeliat saat ada seseorang yang membuka jendela kamarku

“Selamat pagi nyonya Choi” balasnya

“Nyonya Choi?” aku membuka mata “heh siapa kau? Sedang apa dikamarku?”tanyaku kepada seorang ajjuma

“aku adalah penata riasmu hari ini, mari kita sudah telat! Acara pernikahan dimajukan jadi sangat pagi. Cepat mandi” perintah ajjuma

“tapi aku tidak mau menikah dengan Minho” kataku ketus

“Masa bodo, itu urusanmu ini adalah pekerjaanku. Eomma dan appamu sudah pergi ke tempat pernikahan” jawabnya tidak kalah ketus dariku

Aku mengabaikannya, tapi dia malah menarik tanganku dan mendorongku ke kamar mandi, tiba-tiba dia menyalakan keran shower aku langsung kaget dibuatnya.

“baik lah ajjuma menyebalkan. Aku mandi” aku mendorongnya keluar dari kamar mandi. Tidak sampai 5 menit aku sudah selesai

Ajjuma langsung menarik tanganku, langsung me make up wajahku. Setelah make up setesai dia menyuruhku memakai pakaian pengantin yang dipilih minho untukku. Sungguh ajjuma ini tidak mau sabaran dia terus mendesakku untuk cepat-cepat.

Di Gereja

Sampai didepan pintu gereja aku melihat eomma, appa, eomma minho, appa minho, member Shinee, dan satu namja yang saat ini sedang aku musuhi, yaitu minho. Dia memang terlihat sangat tampan mengenakan tuxedo berwarna senada dengan gaunku. Disini tidak ada tamu undangan karena aku yang meminta Minho untuk tidak mengundang siapa-siapa kecuali para member Shinee.

SKIP!!!

Sekarang waktunya aku dan Minho menuju ke apartemen baru kami, apartemen itu diberikan oleh appa minho sebagai hadiah pernikahan kami.

@Apartemen

Minho pov

‘Ada apa dengannya? Kenapa sedari tadi dia hanya diam dan diam? Apa aku berbuat salah?’ pertanyaan demi pertanyaan terbesit dalam pikiranku. Ah aku sudah tidak tahan dengan keadaan ini lebih baik aku tanya saja dia langsung.

“Chagiya…. kau kenapa?”tanya ku dengan nada suara menggoda

“mwo? Chagiya? Berhenti bersikap sok manis. Aku sedang marah dengan mu Minho-ssi” dai menjawab dengan sangat ketus dan menggunakan bahas formal

“Dara-ah kau kenapa? Apa salah ku? Apa masalah ciuman itu? Aku tidak benar-benar melakukannya chagiya… mianhae, jeongmal mianhaeyo” aku meminta maaf dengannya

“benarkah? Baiklah aku memaafkanmu, tapi kumohon jangan melakukannya lagi. Yakso?” dia menjulurkan kelingkingnya

“Ne.. yakso” kataku semangat

“oppa aku haus apa di apartemen baru ini ada air?” tanyanya

“sebentar aku akan lihat dulu” aku melangkah ke kulkas di dapur dan mengambilkan segelas air putih dingin untuknya. Untuk eomma sempat kesini kemarin dan eomma juga membawa air untuk mengisi kulkas

“ini Chagi” aku menjulurkan gelas ke Sandara yang sedang duduk di sofa masih menggunakan gaun pengantinnya. Sebenararnya gaun itu sangat sexy, gaun itu memperlihatkan belahan dadanya. Dan apa lagi sekarang aku melihatnya dari atas sebingga bisa melihat lebih luas. Aku melihat Sandara menegak habis minumannya dan ada beberapa tets air yang tidak masuk kemulutnya mengalir melewati dagu dan berjalan melalui buah dadanya. Huh kenapa aku harus melihatnya, ini membuat junoirku berdiri sedikit demi sedikit.

Karena aku tidak ingin melihat pemandangan itu lebih jauh aku ikut menghempaskan diriku ke samping Sandara. 5 menit kemudian tiba-tiba sandara terlihat dangat gelisah.

“Waeyo chagiya?” tanyaku khawatir

“oppa badan ku terasa sangat panas, ugh” dia menggibas-gibaskan tangnya ke wajahnya. Aku segera membantunya kekamar.

@BedRoom

Author pov

“Chagi lebih baik kau buka gaunmu” minho khawatir dengan keadaan sandara yang terlihat sangat tersiksa

“ne, oppa.. oh oppa aku tidak bisa membuka resleting  gaun ini di belakang” kata Sandara

Mendengar perkataan Sandara, minho langsung membantu sandara melepaskan gaunnya. Saat Minho menatik resleting gaun itu kebawah, gaun itu langsung jatuh kebawah meninggalkan buah dada Sandara yang saat itu tidak memakai bra. Minho sudah tidak bisa menhan gejolak nafsunya, dia langsung menyedot dada Sandara kuat.

“Ahhhh….. teerrrrrruuss oooppppaah” Sandara mendesah sambil mencengkram rambut Minho untuk memperdalam kulumannya

Minho terus mengulum payudara Sandara bergantian, mereka sangat menikmati pekerjaan mereka masing masing. Minho melepas kulumannya dari payudara Sandara dan beralih mencium ganas Sandara. Minho menggendong sandara ala bridal ke kasur king size mereka tanpa melepas ciuman mereka sedikitpun

Dihempaskannya tubuk sandara ke kasur dan langsung menindihnya. Sandara merasa tidak mau kalah, dia membuka tuxedo Minho, dan juga membuka celana minho menggunakan bantuan kakinya. Sekarang keduanya hanya menggunakan CD.

“Asssshhhhh chagiii kau nakal” desah minho saat tangan Sandara meremas juniornya dari luar Cdnya. Tanpa memperdulikan desahan Minho, sandara membalik posisi mereka menjadi Women on top. Sandara merangkak kebawah saat wajahnya sudah sejajar dengan junior Minho dia menjilatnya dari luar CD minho. Minho mendesah hebat merasakan geli dan nikmat yang baru dia rasakan pertama kali. Tanpa berlama-lama lagi Sandara langsung menarik CD Mingo dan muncullah Junior Minho yang besar dan sudah tegang.

Sandara saat ini sudah dipengaruhi minuman perangsang yang tadi diminumnya, dia langsung menjilat ujung junior Minho dan mengulum junior mInho keluar-masuk melewati rongga mulutnya

“aaaaahhh, terus chagiya… kau sangat pintar” minho merancau tidak jelas

Sandara merasa Junior Minho semakin besar, tanpa aba-aba dari minho. Sesuatu keluar dari junior minho memenuhi rongga mulut Sandara. Sandara tidak mampu menelan semuanya dia langsung mengarahkan mulutnya ke mulut Minho dan mentransfer cairan minho.

“kau suka” tanya Sandara seduktif

“Ne.. sekrang biarkan aku yang memuaskanmu, aku sudah tidak tahan. Kita langsung ke inti” kata Minho membalik lagi posisi mereka

Minho menghadapkan juniornya ke depan vagina Sandara yang sudah tegang. Baru saja Minho memasukkan ujung juniornya tapi sandara sudah mengerang kesakitan

“opppah sakiit” sandara meringis kesakitan

“tahan chagi, aku kan melakukannya dengan cepat. Lakukan apapun untuk mengalihkan rasa sakitmu” kata minho. Minho langsung menghentakkan juniornya sekuat tenaga, dan hal itu berhasil menembus selaput dara Sandara.

“Ahhhh appo.. hiks” sandara meringis kesakitan

“Mianhae…” Minho mendiamkan dulu juniornya didalam vagina Sandara. Membiarkan vagina sandara beradap tasi, setelah cukup Minho mulai menggerakkan Juniornya.

“Ahhh aaahhh faaaasstterr opppa” kata Sandara terengah-engah

“ugh Shit, vaginamu sangat nikmat chagy” desah minho tak karuan

Minho mulai merasakan Vagina Sandara menjepit kuat juniornya, dia malah makun memperganas gerakannya sambil mengulum niple kanan sandara dengan mulutnya. Payudara kiri sandara tidak luput dari tangannya.

“ooppppaah aku maaaaau keluar” desah Sandara

“nee chagiya.. aku jugaa” bals minho, dia menghentakkan juniornya lebih dalam sampai menyentuh G-spot Sandara

“AAAAAAHHHHH!!!!” lenguh mereka berdua melepaskan cairan mereka berdua di dalam rahin Sandara. Minho jatuh kesambing Sandara.

“Gomawo chagiya…”ucap minho dengan mata terpejam. Sanara mencium lembut Minho

“ne… oppa” jawab Sandara

“chagiya boleh aku minta 1 ronde lagi?” tanya minho polos

“ne.. aku juga masih kurang. Sepertinya air yang oppa kasih itu adalah air perangsang dari eommonim” jawab sandara

Mereka akhirnya melakukan 1 ronde lagi, ani bukan santu ronde. Mereka melupakan kalau mereka berjanji mau main  satu ron de tapi mereka malah main sampai pagi menjelang.

-THE END-

Ya ampun tobat-tobat! admin bikinnya keringetan nih -_- #lebay oh ya kalo mau Sequel min coment 5 orng ya hehehe

11

Obsessed

Cast : Lee Taemin | Lee MinYora

Genre : Yadong, nc , oneshoot

Author : @SiwonSekseh

Ini ff buatan tmn admin >.< dia yadong akut! gmn gk akut di sekolah sempet2nya dia biin ff gk smpe 30 mnit -_- *mesin yadong kli* hehe yaudah kita langsung beryadong-yadongnya *eh kkkk~

Pada suatu hari hiduplah satu keluarga kecil(?). Keluarga tersebut bernama Friknakafala *imajenasinya bgus -_-* Suaminya bernama Lee Taemin, istrinya bernama Lee MinYora.

Suatu hari Taemin sedang bersiap-siap pergi ke kantor dan Yora sedang menyiapkan sarapan. Kemudian Taemin menuju ruang makan dilihat jamnya dan ternyata sudah jam 8 pagi “Omona!! aku telat” Kata Taemin. Kemudian Yora berkata “Oppa, sebaiknya kau sarapan dulu”.

Taemin menjawab “aku tidak sempat, sudah benar-benar telat” Kemudian Taeminlangsung mengecup bibir Yora, awalnya hanya ciuman biasa tapi lama kelamaan Taemin menjadi sangat ganas. Direbahkannya Yora di meja makan. Dilahap(?) -_- bibir Yora dengan lahapnya. Tiba-tiba Yora mendorong Taemin “Pergilah Oppa, nanti kau benar-benar terlambat” kata Yora yang masih mengatur nafasnya sehabis berciuman tadi. Kemudian Taemin bekata “Ne chagi, tadi itu adalah sarapanku. Terima kasih sarapannya”, Taemin mengecup lagi bibir Yora.

DIPERCEPAT!!

Terlihat sudah jam 12pm, Yora sedang menyapkan makan siang. Kemudian Taemin datang dan langsung mengambil barang diruang kerjanya “Oppa, aku sudah menyiapkan makanan kesukaanmu, ayo makan” kata Yora. Kemudian tanpa befikir panjang Taemin langsung memeluk Yora yang sedang menyiapkan memakai baju lengan pendek dan short pants. Lalu Taemin membuka baju itu dan terlihatlah bukit kembar milik Yora *omg mulai yadong* *author ganggu, timpuk /plak-_-* dan langsung dilahap dengan kuat payudara kanan Yora oleh Taemin. Tangan kanannya meremas payudara kiri Yora dan tangan kirinya meremas bokong istrinya itu. Taemin menjilat niple Yora, digigit-gigit, disedot sekuat(?) tenaga. Terlihat Yora mendesah tak karuan dan tiba-tiba Taemin berhenti. “Chagi ini adalah makan siangku, gomawo” kata Taemin yang langsung mengecup bibir Yora dan kemudian Taemin kembali pergi kenantor.

DIPERCEPAT SAMPAI MALAM

Terlihat Yora sedang didapur gelap-gelapan * blm byar listrik tu kkk~* entah apa yang dia lakukan. Kaemudian Taemin menyalakan lampu dan mengagetkannya. Taemin terkejut karena melihat Yora sedang duduk di atas magicjar dan Yora berkata “aku sedang menghangatkan makan malammu oppa”. Taemin amat sangat terkejut *tetem lebay-_-* melihat istrinya tidak memakai sehelai benang dan duduk diatas magicjar. Tanpa basa-basi Taemin langsung menyergap istrinya yang sedang naked. Taemin langsung membuka pakaiannya dan terlihat juniornya sudah tegang. Dia langsung melahap bibir Yora menjelajah setiap rongga mulutnya dan tangannya tak tinggal diam. Taemin meremas bokong Yora. Taemin saat ini amat sangat terangsang. Taemin mengangkat Yora kekamar ala brida sambil tidak melepas ciuman ganasnya. Yora terlihat sangat menikmati permainan Taemin. Taerlihat keringat mereka berdua sudah mulai keluar dengan derasnya. “Sekarang Giliranku” kata ora setelah sampai di kamar. Yora memasukkan junior Taemin ke dalam mulutnya. Dihisapnya sekuat tenaga, terlihat Taemin kegelian sekaligus nikmat mendapat perlakuan Taemin. Yora mulai bosan dengan posisi ini. “Ayo masukkan sekarang” Yora.

Pertama-tama Taemin menjilat miss v Yora disedot-sedot. Yora menggeliat tak karuan, dijambaknya rambut Taemin untuk memperdalam perlakuan Taemin di miss v nya. “Opppaaaaaa ah ah ah terusss” kata Yora. Tiba-tiba Taemin menghentikan aktifitasnya. Dilebarkan paha Yora dan diarahkan juniornya ke miss V Yora. Dengan sekali hentakan “BLESS”  junior Taemin masuk sempurna kedalam miss V Yora. Terlihat Yora merem melek sambil menggigit bibir bawahnya. Dimaju-mundurkan junior Taemin pada miss V Yora yang sudah basah. “Ah ahhh faasstttteeeerrr ooopppaaaah, ah ah faaaasssterrrr” kata Yora sambil terbata-bata. Di hentakkan junior Taemin sekuat tenaga “Cahgiii aku keluarkan didalam ya” CROTT CROTT. Belum sempat Yora menjawab tapi Yora sudah merasakan sesuatu mengalir dalam vaginanya. Diikuti oleh klimaks dari Yora.

Selesai melakukan olah raga(?) mereka merebahkan diri dikasur. Tiba-tiba Yora berkata “ Oppa vaginaku lecet karena juniormu yag sangat besat”. “hehehe mianhae chagi” ucap Taemin sambil cengar-cengir *abis dpt jatah cengarcengir -_-*. Kemudian Taemin mendekap Yora  dan memasukkan kembali juniornya ke dalam Miss v Yora. “ugh… oppa apa yang kau lakukan?” kata Yora memukul lengan Taemin. “Biarkan dia didalam kandangnya Chagi, nanti dia sakit bagai mana?” kata Taemin memelas. “huh, oke hanya malam ini” kata Yora lagi, kemudian Taemin menjawab “Gomawo chagi”. Mereka berdua tertidur pulas dengan posisi saling berpelukan tanpa melepas kontak intim mereka.

THE END

Gimana? oh ya jangan lupa di coment! kalo mau kasih masukan blh bisa ke Admin @Jo_SungYoung biar nanti admin sampein ke authornya heheh. Maap kalo ceritanya kecepetan! namanya juga bikin gak sampe 30 mnit. Modueoul Gamsahabnida >.<